Bandar Lampung (Terdidik.id) — Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung sejak Minggu malam, 23 Februari 2026, memicu serangkaian bencana di sejumlah titik. Insiden yang terjadi meliputi pohon tumbang, genangan air, hingga tanah longsor.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung, sedikitnya lima titik pohon tumbang, empat lokasi genangan air, serta satu titik longsor tercatat akibat cuaca ekstrem tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi berdampak signifikan di sejumlah kecamatan.
“Hujan deras semalam mengakibatkan pohon tumbang di lima lokasi berbeda. Lalu ada beberapa titik daerah tergenang air sehingga menghambat aktivitas warga, serta satu titik longsor di Teluk Betung Selatan,” ujarnya, Senin, 24 Februari 2026.
Banjir terpantau terjadi di Jalan Cut Nyak Dien Palapa, Tanjungkarang Pusat; Jalan WR Supratman, Kupang Teba, Teluk Betung Utara; Jalan Gurita Gang Abdul Mukti RT 02 LK I Kangkung, Bumi Waras; serta Jalan Kusuma Yuda RT 07 LK II Sukarame II, Teluk Betung Barat.
Sementara itu, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan WR Supratman Gang Beringin 2, Teluk Betung Selatan; Jalan Antara Pasar Tamin, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Barat; Jalan Bahari IV dekat SDN 3 Panjang Utara, Panjang; Jalan HI Juanda RT 08 LK II Pahoman; serta Jalan Kesuma Yuda, Negeri Olok Gading, Teluk Betung Barat.
Adapun lokasi longsor berada di Jalan P Emir M Noer Gang Laksana RT 05 LK II, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) terpadu yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum.
“Alhamdulillah, kami bersinergi menangani setiap laporan bencana yang masuk. Sebagian besar titik sudah selesai ditangani, sementara sisanya masih dalam proses pembersihan,” kata Idham.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi cuaca buruk yang diperkirakan masih berlanjut hingga bulan depan. Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang, menjauhi papan reklame atau konstruksi besi yang rapuh, serta memastikan saluran drainase di sekitar rumah tidak tersumbat.
Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca resmi dan segera melaporkan kejadian darurat melalui call center BPBD atau instansi terkait di Bandar Lampung.(**)






