Lampung Selatan (Terdidik.id) — Panitia Pemilihan Rektor Itera menetapkan tiga nama calon rektor yang lolos tahap penyaringan, Selasa, 21 April 2026. Ketiga nama tersebut antara lain Prof. Dr. Aswan (Institut Teknologi Bandung), Prof. Dr. Elfahmi, (Institut Teknologi Bandung), dan Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib (Institut Pertanian Bogor).
Selanjutnya tiga calon rektor yang lolos itu akan kembali mengikuti seleksi di tingkat kementerian. Pada tahap akhir pemilihan ini, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memiliki suara 35 persen untuk menentukan Rektor Itera 2026-2030.
Dalam konferensi pers di Ruang Rapat Gedung A Itera, Abdul Rajak memaparkan hasil perolehan suara dari lima bakal calon yang bersaing sebelumnya. Prof. Dr. Elfahmi memimpin dengan perolehan suara tertinggi yakni 31,37 persen. Menyusul di posisi kedua adalah Prof. Dr. Aswan dengan 21,57 persen, dan posisi ketiga ditempati oleh Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib dengan 17,65 persen.
Sementara itu, dua kandidat lainnya, yakni Prof. Ismunandar, Ph.D. (ITB) memperoleh 15,69 persen dan Prof. Dr. Ir. Fahmi (USU) mengantongi hanya 13,72 persen suara.
“Berdasarkan hasil pemungutan suara ini, kami menetapkan tiga kandidat dengan suara tertinggi sebagai calon rektor resmi,” tegas Abdul Rajak.

Ketua Senat Akademik Itera, Dr. Sunarsih, memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh kandidat. Ia menilai kelima sosok tersebut telah berjuang dengan penuh martabat dan integritas selama proses kontestasi. Senada dengan hal tersebut, Rektor Itera saat ini, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyebut hasil ini sebagai bagian dari proses penjaringan yang profesional dan kredibel.
“Seluruh kandidat adalah putra terbaik bangsa yang memiliki kapasitas besar untuk memimpin dan membawa Itera semakin berkembang di masa depan,” ujar Nyoman Pugeg.
Diketahui, sebelum penetapan tiga nama calon rektor, sebanyak lima kandidat bakal calon rektor mengikuti seleksi, yakni Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. (Institut Teknologi Bandung), Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si. (Institut Teknologi Bandung), Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU. (Universitas Sumatera Utara), Prof. Ismunandar, Ph.D. (Institut Teknologi Bandung), serta Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr. (Institut Pertanian Bogor).
Para bakal calon telah mengikuti seluruh tahapan seleksi. Tahapan tersebut meliputi pendaftaran (14 Januari–14 Februari 2026), seleksi administrasi (15 Februari–5 April 2026), pengenalan kepada sivitas akademika Itera (13 April 2026), penyampaian visi, misi, dan program kerja secara terbuka (20 April 2026), hingga pendalaman dalam rapat senat tertutup (21 April 2026). (**)






