Banjir di Bandar Lampung Capai 38 Titik, 3 Warga Dilaporkan Hanyut

Humaniora, Laporan12 Dilihat

Bandar Lampung (Terdidik.id) — Banjir melanda 38 titik di 10 kecamatan di Kota Bandar Lampung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari, Jumat, 6 Maret 2026. Dalam peristiwa ini, tiga warga dilaporkan hanyut, dua di antaranya masih dalam pencarian.

Berdasarkan data sementara BPBD Provinsi Lampung, wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Way Halim, Sukarame, Telukbetung Selatan, Rajabasa, Kedamaian, Kedaton, Tanjung Senang, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, dan Tanjungkarang Timur.

Humas BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat mengatakan laporan tersebut masih bersifat sementara karena pendataan masih terus dilakukan di lapangan.

“Data sementara yang kami terima ada sekitar 38 titik banjir di Bandar Lampung. Sebagian wilayah sudah mulai surut,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan, di sejumlah lokasi air telah berangsur surut sehingga warga mulai kembali ke rumah masing-masing. Namun di beberapa titik lain, genangan masih terjadi dan proses evakuasi warga masih berlangsung.

Selain menyebabkan genangan luas, banjir juga mengakibatkan tiga warga hanyut terbawa arus saat hujan dengan intensitas lebat.

Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi sungai Gang Fatah, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Kedamaian.

Dok. Istimewa

“Korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, mengenakan kaos merah dan celana pendek. Saat ditemukan tidak ada identitas,” ujarnya.

Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam pencarian. Keduanya diketahui masih anak-anak.

“Dua korban yang belum ditemukan yaitu Satria (10) dan seorang anak usia 6 tahun,” kata Wahyu.

Hingga pukul 21.00 WIB, tim gabungan dari BPBD dan Basarnas masih melakukan pencarian di sejumlah lokasi aliran sungai dan titik yang diduga menjadi lokasi korban hanyut.

Hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung sejak siang hari menyebabkan air meluap ke jalan dan permukiman warga di berbagai wilayah kota.

Sejumlah kawasan yang terdampak cukup parah antara lain Rajabasa, Kedaton, dan Sukarame.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, banjir juga dilaporkan menyebabkan tembok sebuah sekolah ambruk serta genangan air menutup akses masuk gerbang Tol Kotabaru.

Di beberapa kawasan permukiman, ketinggian air dilaporkan bervariasi mulai dari puluhan sentimeter hingga mencapai sepinggang orang dewasa, sehingga aktivitas warga sempat lumpuh. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed