BPKH Berangkatkan 675 Pemilir asal Lampung Kembali ke Jawa secara Gratis

Humaniora7 Dilihat

Bandar Lampung (Terdidik.id) – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi memberangkatkan 675 perantau asal Lampung dalam program “Balik Kerja Bareng BPKH 2026”, Senin, 23 Maret 2026. Program ini bertujuan meringankan beban finansial pemilir pasca-libur Idulfitri 1447 H sekaligus menekan kepadatan lalu lintas.

Bertempat di Masjid Al Bakrie, Bandar Lampung, sebanyak 15 unit bus eksekutif dikerahkan untuk mengantar peserta menuju Jabodetabek. Lampung menjadi titik strategis karena merupakan satu-satunya lokasi pelaksanaan program ini di Pulau Sumatra.

Dalam kesempatan itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH, Acep Riana Jayaprawira, menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang dinikmati peserta—mulai dari bus kelas eksekutif, konsumsi, hingga atribut perjalanan—bersifat gratis.

“Program ini adalah wujud komitmen BPKH memberikan manfaat nyata bagi umat. Perlu dicatat, dana yang digunakan berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari pokok dana haji,” ujar Acep di sela pelepasan armada.

Secara nasional, BPKH menargetkan 2.700 peserta yang tersebar di empat kota besar: Lampung, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang menembus angka 11.000 orang di seluruh Indonesia.

 

Menambahkan, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program angkutan gratis sangat efektif mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya dan pelabuhan.

“Bayangkan jika 675 orang ini semua menggunakan kendaraan pribadi. Program ini sangat bermanfaat mengurangi kemacetan, terutama di wilayah pelabuhan,” ungkap Bambang.

Ia mencatat, pada arus mudik lalu, terdapat total 33 bus gratis dari berbagai instansi (termasuk Pemprov DKI dan kementerian) yang masuk ke Terminal Rajabasa. Dengan kembalinya 15 bus dari BPKH hari ini, separuh dari kuota mudik gratis terpantau telah kembali ke Pulau Jawa.

“Kami berharap ke depan lebih banyak instansi yang menggelar program serupa. Semakin banyak kapasitas angkut, semakin besar minat masyarakat beralih ke transportasi massal,” tambahnya.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Kapolda Lampung Kombes Pol Alim dan Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat Tegar Sanggah Barkah. Melalui kolaborasi ini, BPKH berharap pengelolaan dana umat dapat terus dirasakan dampaknya secara sosial, transparan, dan amanah.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *