Bandar Lampung (terdidik.id) — Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar lomba senam kreasi Tabola Bale dan kewirausahaan pemuda di halaman gedung pelayanan satu atap, Minggu, 9 November 2025.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 294 peserta yang berasal dari masyarakat umum, klub senam, pelajar SMP dan SMA/SMK, mahasiswa, serta perwakilan instansi pemerintah. Para peserta tampil dengan busana menarik, mulai dari pakaian adat hingga kostum kreasi khas daerah.
Penilaian lomba meliputi kekompakan, power, ekspresi, keselarasan gerak, dan orisinalitas penampilan.
Ajang Kreativitas dan Kebersamaan
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, membuka kegiatan dengan semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kita di sini bukan mencari hadiahnya, tetapi kebersamaannya. Melalui irama Tabola Bale, kita tidak hanya menggerakkan tubuh, tapi juga menumbuhkan kreativitas dan semangat persaudaraan,” ujar Eva Dwiana di hadapan peserta.
Wali kota yang akrab disapa Bunda Eva itu menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana bagi warga untuk mengekspresikan semangat khas Bandar Lampung melalui gerakan, busana, dan ekspresi kreatif.
“Saya minta dewan juri menilai bukan hanya dari kekompakan, tetapi juga orisinalitas dan semangat yang menggambarkan energi Tabola Bale,” ucapnya.
Wujudkan Kota Sehat dan Penuh Semangat
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar komunitas senam, perangkat daerah, dan masyarakat.
“Inilah yang saya sebut soliditas kota — kebersamaan yang lahir dari kegiatan positif,” kata Eva.
Ia pun mengajak peserta menjadikan lomba senam sebagai langkah nyata untuk membangun gaya hidup sehat dan produktif.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas dan jadikan kegiatan ini momentum untuk mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota yang berbudaya, sehat, dan kreatif,” tutupnya.(**)












