Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pacu Transformasi Layanan Kanker di Lampung

Humaniora32 Dilihat

Jakarta (Terdidik.id) — Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah progresif dalam mengakselerasi transformasi pelayanan kesehatan nasional. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memperkuat kolaborasi strategis bersama dua institusi rujukan utama nasional, yaitu Rumah Sakit Kanker (RSK) Dharmais dan RSUP Persahabatan, di Jakarta pada Kamis (5/11/2026).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meneken kesepakatan bersama guna membangun ekosistem penanganan kanker yang terintegrasi di Lampung. Langkah taktis ini bertujuan memangkas rujukan pasien keluar provinsi sekaligus menghadirkan standar medis spesialistik berkualitas tinggi bagi masyarakat lokal.

Dalam kerangka implementasi kebijakan tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) memegang posisi sentral sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Provinsi Lampung. Peran ini membawa signifikansi regional yang besar karena RSUDAM juga menjadi tumpuan utama akses layanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh kawasan Sumatera.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor kesehatan menduduki peringkat prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. Pemerintah daerah menuntut agar pelayanan kesehatan terus berkembang secara merata, mudah dijangkau, serta memberikan keadilan akses bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kolaborasi bersama rumah sakit pengampu nasional menjadi instrumen percepatan peningkatan kapabilitas fasilitas kesehatan di daerah. Warga Lampung kini bisa memperoleh pelayanan kanker secara komprehensif tanpa harus menghadapi beban rujukan ke luar provinsi,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Urgensi Penanganan dan Beban Kasus Kanker

Urgensi penguatan ini muncul akibat beban kasus kanker yang cukup tinggi di Lampung. Berdasarkan catatan sepanjang tahun 2025, sebanyak 23.954 pasien kanker menjalani rawat inap di daerah ini. Dari total tersebut, sebanyak 23.332 pasien mampu bertahan hidup dan 622 pasien meninggal dunia. Sementara itu, estimasi total kasus baru serta kunjungan pasien untuk seluruh jenis kanker mencapai angka 91.000 kunjungan.

Angka fantastis tersebut mencerminkan bahwa peningkatan kapasitas layanan kanker bukan sekadar pilihan pengembangan institusi, melainkan kebutuhan mendesak yang menuntut respons sistemik. Pemerintah daerah bersama RSUDAM menyiapkan infrastruktur medis mutakhir, memperkuat kompetensi tenaga kesehatan multidisiplin, serta mengoptimalkan tata kelola rujukan yang handal.

Peran Strategis RSK Dharmais dan RSUP Persahabatan

Dalam skema pengampuan nasional, RSK Dharmais bertindak sebagai pengampu nasional, sementara RSUP Persahabatan mengemban peran sebagai pengampu regional. Sinergi kedua institusi ini memfokuskan pendampingan klinis pada empat jenis kanker utama, yakni kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, dan kanker kolorektal. Khusus RSUP Persahabatan, fokus diperluas pada penanganan kanker toraks serta penyakit respirasi terkait.

Direktur Utama RSK Dharmais, dr. Eniarti, menjelaskan bahwa jejaring pengampuan ini merupakan pilar utama dalam transformasi sistem kesehatan nasional. Pendekatan multidisiplin yang diterapkan mencakup seluruh tahapan, mulai dari deteksi dini, penegakan diagnosis, tindakan pengobatan, hingga perawatan paliatif secara terintegrasi.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, drg. Yuli Astuti Saripawan, menyatakan bahwa program pengampuan menuntut pencapaian target yang terukur dan akuntabilitas pemanfaatan sumber daya kesehatan secara optimal.

Menatap Masa Depan Layanan Kesehatan Lampung

Bagi RSUDAM, kesepakatan ini membuka peluang besar untuk mengakselerasi kapabilitas diagnostik dan terapeutik. RSUDAM siap mengoptimalkan perannya sebagai simpul rujukan utama di kawasan Sumatera. Keberhasilan transformasi ini diukur bukan sekadar dari kecanggihan teknologi medis, melainkan dari kemampuan sistem kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan dekat dengan masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *