Lampung Selatan (Terdidik.id) — Pengelola Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) memperkirakan lonjakan volume kendaraan yang signifikan menjelang periode libur panjang sekolah pada Juni 2026. Menanggapi potensi kepadatan tersebut, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll bersama PT Hakaaston (HKA) langsung mengambil langkah strategis. Mereka memastikan kesiapan penuh demi menjamin keselamatan, kelancaran, serta kenyamanan seluruh pengguna jalan yang melintasi jalur sepanjang 140 kilometer tersebut.
Direktur Utama BTB, I Wayan Mandia, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada keandalan seluruh elemen operasional. Pihak manajemen memprediksi mobilitas masyarakat akan meningkat tajam, terutama dari kalangan keluarga yang memanfaatkan momen libur sekolah untuk melakukan perjalanan antarprovinsi di Pulau Sumatra.
“Memasuki periode libur panjang sekolah Juni 2026, kami memastikan seluruh elemen layanan di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar optimal. Mulai dari kesiapan personel, keandalan infrastruktur, hingga kelancaran layanan lalu lintas, transaksi, dan rest area semuanya kami siapkan agar pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar I Wayan Mandia dalam keterangan resminya pada Senin, 22 Juni 2026.
Langkah Antisipatif Mengurai Kepadatan
Untuk mencegah kemacetan dan gangguan operasional di lapangan, pengelola Tol Bakter menerapkan sejumlah langkah antisipatif yang komprehensif. Manajemen melipatgandakan kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan, termasuk tim patroli jalan tol dan layanan darurat.
Selain menyiagakan personel, tim teknis juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik jalan tol guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kerusakan jalur. Dari sisi transaksi, BTB mengoptimalkan gardu tol dan menyiagakan petugas tambahan untuk mempercepat proses pembayaran, sekaligus memastikan seluruh fasilitas di sepanjang rest area Tol Bakter berfungsi dengan baik demi kenyamanan istirahat para pengendara.
Inovasi Fitur SOS Digital untuk Keadaan Darurat
Sebagai bentuk inovasi pelayanan berbasis teknologi, BTB mengimbau pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi ASToll by HKA melalui Google Play Store maupun Apple App Store. Melalui aplikasi ini, pengendara dapat memantau arus lalu lintas secara realtime melalui CCTV traffic, memeriksa lokasi rest area, hingga menggunakan fitur Tombol SOS untuk meminta bantuan darurat secara cepat.
Selain lewat aplikasi, pengguna jalan juga dapat menghubungi Sentra Komunikasi Tol Bakter secara langsung melalui call center di nomor 150700 atau layanan pesan WhatsApp di nomor 0811 277 000.
Manajemen BTB pun mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mereka dengan matang. Pengendara wajib memeriksa kondisi kendaraan, menjaga stamina tubuh, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan saldo kartu elektronik (e-toll) mencukupi demi mencegah antrean panjang di gerbang tol.
Sebagai informasi, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar merupakan infrastruktur vital sepanjang 140 kilometer yang menghubungkan tiga kabupaten besar di Provinsi Lampung, yaitu Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah. Saat ini, Kepemilikan tol berada di bawah Indonesia Investment Authority (INA) yang bekerja sama dengan PT Hakaaston sebagai penyedia jasa layanan operasional. (**)






