Lampung Tengah (Terdidik.id) – PT Hakaaston Maintenance Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (HKA Maintenance Bakter) menunjukkan kepedulian nyata terhadap infrastruktur daerah. Anak perusahaan PT Hakaaston (HKA) ini turun tangan memperbaiki jalan kabupaten yang rusak di Kampung Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah pada Minggu (28/6/2026).
Langkah konkret ini menjadi jawaban cepat perusahaan dalam merespons aspirasi Pemerintah Kampung Putra Buyut. Selama ini, kondisi jalan yang kupak-kapik menghambat mobilitas harian warga desa. HKA Maintenance Bakter mengerahkan dukungan penuh berupa material, alat berat, hingga armada dump truck untuk memuluskan ruas jalan sepanjang hampir satu kilometer tersebut.
Komitmen TJSL yang Terukur
Project Manager HKA Maintenance Bakter, Riadiano Muhammad, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan. Sebagai korporasi yang bergerak di bidang pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur jalan, HKA ingin kehadirannya memberikan relevansi serta manfaat yang langsung terasa oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui semangat kolaborasi, kami ingin bersama-sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan mendorong percepatan pembangunan serta perbaikan infrastruktur,” ujar Riadiano.
Riadiano menambahkan, HKA selalu memastikan setiap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berjalan secara terukur. Selain perbaikan fasilitas jalan, manajemen juga menaruh perhatian besar pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi sirkular. Salah satunya melalui program pengelolaan sampah bernilai ekonomi serta pembinaan Kelompok Wanita Tani (KWT). Program pemberdayaan ini sengaja dirancang untuk memicu lahirnya usaha ekonomi kreatif, khususnya bagi kaum perempuan di desa.
Apresiasi dari Warga dan Dewan
Inisiatif dari HKA Maintenance Bakter ini menuai respons positif dari berbagai pihak. Kepala Kampung Putra Buyut, Sutris Tresno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepekaan perusahaan yang merespons cepat keluhan warga. Sutris menjelaskan bahwa jalan kabupaten tersebut memegang peranan vital bagi urat nadi perekonomian warga desa. Ruas jalan ini menjadi jalur utama untuk akses pendidikan, aktivitas harian, hingga distribusi hasil-hasil pertanian keluar daerah.
Apresiasi serupa datang dari Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriyantoni. Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) seringkali menjadi kendala klasik dalam pemerataan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pihak swasta seperti HKA menjadi solusi jitu yang sangat dibutuhkan saat ini.
“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat dapat segera direalisasikan. Terima kasih HKA,” tutur Febriyantoni.
Sebagai informasi, PT Hakaaston (HKA) sendiri telah lama dikenal sebagai produsen hotmix sekaligus operator pemeliharaan jalan tol yang andal dan inovatif di seluruh Indonesia. Melalui aksi nyata di Lampung Tengah, perusahaan kembali membuktikan profesionalitasnya bukan hanya di jalur bebas hambatan, melainkan juga di jalan-jalan pemukiman warga. (**)






