Kodam Siagakan 605 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau

Humaniora, Laporan9 Dilihat

Bandar Lampung (Terdidik.id) — Kodam XXI/Radin Inten menyiagakan 605 personel untuk menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Lampung.

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Erupsi Gunung Anak Krakatau oleh jajaran satuan kewilayahan dan satuan tempur Kodam XXI/Radin Inten, Senin (7/9/2026).

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan apel tersebut menjadi langkah cepat untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana. Kodam juga memperkuat kemampuan respons apabila erupsi Gunung Anak Krakatau menimbulkan dampak terhadap masyarakat.

“Kami menyiagakan 605 personel lengkap dengan kebutuhan logistik untuk memberi pertolongan cepat menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Kristomei.

Sebanyak 605 personel dari satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten di Provinsi Lampung mendapat dukungan kendaraan roda empat, sepeda motor, ambulans, serta perlengkapan perorangan. Peralatan tersebut mendukung mobilitas personel saat menjalankan tugas di lapangan.

Personel Kodam XII/RI saat membersihkan sisa abu vulkanik di sebuah rumah ibadah. / Dok. Istimewa

Kristomei mengatakan kondisi umum wilayah jajaran Kodam XXI/Radin Inten masih cerah dan kondusif. Namun, sejumlah wilayah di Kabupaten Tanggamus mulai merasakan dampak debu vulkanik.

Menghadapi kondisi tersebut, personel TNI berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengimbau masyarakat menggunakan masker. Langkah itu bertujuan mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

“Saat ini juga telah dilakukan pembagian masker sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” ujar Kristomei.

Kodam XXI/Radin Inten juga menyiapkan 40 personel untuk membantu warga yang terdampak abu vulkanik. Mereka akan membagikan masker dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Kodam XII/RI mengawal penyiraman areal terdampak abu vulkanik oleh Damkar. / Dok. Istimewa

Selain itu, personel akan membantu pemeriksaan kesehatan, menyiram jalan untuk mengurangi debu vulkanik, serta membersihkan tempat ibadah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam XXI/Radin Inten mendukung penanganan dampak bencana sekaligus menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Kristomei juga mengingatkan seluruh anggota Kodam XXI/Radin Inten agar menggunakan masker, terutama ketika menjalankan tugas di luar ruangan atau berada di area terbuka.

Kesiapsiagaan personel tersebut menunjukkan langkah Kodam XXI/Radin Inten dalam menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain menyiapkan personel dan peralatan, TNI juga membantu masyarakat melalui pembagian masker, pelayanan kesehatan, edukasi, serta kegiatan untuk mengurangi dampak debu vulkanik.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *