Bandar Lampung (Terdidik.id) — Komisi V DPRD Provinsi Lampung menguji langsung kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung pada Senin, 11 Mei 2026. Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan parlemen demi memastikan masyarakat mendapatkan hak layanan medis secara optimal.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. Yanuar Irawan, memimpin langsung rombongan pengawas tersebut dengan dampingan Wakil Ketua Komisi V, Mardiana, Sejumlah anggota komisi turut hadir menyisir fasilitas rumah sakit, antara lain Andika Wibawa, Deni Ribowo, Marsha Dhita Pitaloka, Abdullah Sura Jaya, Syukron Muchtar, Muhammad Junaidi, H. Puji Sartono, dan Budhi Condrowati.
Direktur Utama RSUDAM, dr. Imam Ghozali, bersama Wakil Direktur bidang Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik, H. Yusmaidi, dr., Sp.B(K)BD., menyambut hangat kedatangan para legislator tersebut. Manajemen RSUDAM langsung mengajak rombongan dewan memantau sejumlah titik krusial pelayanan penunjang medik.
Usai meninjau sarana fisik, Komisi V DPRD Lampung menggelar dialog interaktif bersama manajemen rumah sakit. Parlemen menuntut adanya skema konkret mengenai peningkatan mutu pelayanan kesehatan, mengingat status RSUDAM sebagai pusat rujukan utama di Provinsi Lampung.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi riil pelayanan dan fasilitas di sini. Rumah sakit ini milik seluruh warga Lampung. Kami sangat mengapresiasi sarana dan prasarana yang kini sudah jauh lebih baik dan modern. Namun, kemajuan fisik ini wajib beriringan dengan pelayanan yang prima. Kami meminta petugas melayani pasien dengan cepat dan ramah agar mereka merasa nyaman serta lekas sembuh,” tegas Yanuar Irawan di sela-sela peninjauan.
Yanuar menambahkan, pihaknya melihat banyak catatan progresif dan perbaikan signifikan jika membandingkannya dengan kondisi RSUDAM pada tahun-tahun lalu. Meski begitu, dewan tetap menyodorkan beberapa poin evaluasi kritis yang bersumber dari aspirasi masyarakat untuk pembenahan internal rumah sakit.
Anggota Komisi V, Syukron Mukhtar, memperkuat pernyataan tersebut. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di Lampung.
“Kami ingin ada peningkatan kualitas yang nyata. Warga Lampung berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima dari rumah sakit terbaik milik daerahnya sendiri,” ujar Syukron.
Kunjungan pengawasan ini menghasilkan komitmen bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan manajemen RSUDAM untuk mempererat koordinasi. Integrasi komitmen tersebut bertujuan mendorong percepatan mutu layanan medis yang nyaman, cepat, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (Rls)












