Pemprov Lampung Buka Peluang Lulusan SMA/SMK Kuliah dan Kerja di Korea

Humaniora28 Dilihat

Bandar Lampung (Terdidik.id) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membuka peluang besar bagi generasi muda daerah. Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Lampung kini berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus bekerja secara legal di Korea Selatan melalui program Study & Work.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menerima langsung delegasi perguruan tinggi serta mitra pendidikan asal Korea Selatan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Senin (6/7/2026). Pertemuan strategis ini membahas peluang kerja sama komprehensif, mulai dari pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, penguasaan bahasa Korea, hingga perluasan jejaring antara institusi pendidikan tinggi dan dunia industri internasional.

Delegasi Korea Selatan menawarkan skema Study & Work yang memungkinkan peserta menempuh studi di berbagai universitas terkemuka Korea Selatan. Menariknya, para peserta juga mendapat izin bekerja secara legal guna mendukung kebutuhan biaya hidup serta pendidikan mereka selama berada di negeri ginseng tersebut.

Sejumlah perguruan tinggi ternama asal Korea Selatan menyatakan kesiapan mereka untuk menjalin kerja sama strategis ini. Kampus-kampus tersebut meliputi Gumi University, Donggang University, Sahmyook Health University, Cheongam College, Hanyeong University, serta Hanyang Women’s University. Selain itu, delegasi turut memaparkan rencana pendirian Korean Language Education Center di Lampung sebagai pusat pelatihan bahasa resmi untuk mempersiapkan kompetensi calon peserta sebelum keberangkatan.

Baca juga: JAC Buka Peluang 80.000 Lowongan Pekerja Konstruksi untuk Indonesia, Lampung Siap Pasok SDM Terlatih

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyambut hangat kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menilai program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menekan angka pengangguran. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya kajian mendalam sebelum program ini diimplementasikan.

“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengurangi angka penguranan. Namun sebagai pemerintah daerah, kami harus memastikan seluruh mekanisme, aspek hukum, serta perlindungan bagi masyarakat benar-benar jelas sebelum kerja sama dilaksanakan,” ujar Marindo.

Ia menambahkan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan arahan tegas agar setiap program kerja sama wajib memberikan keuntungan nyata bagi masyarakat tanpa menimbulkan potensi kerugian di masa mendatang. Oleh sebab itu, Pemprov Lampung segera menugaskan perangkat daerah terkait untuk mengkaji aspek legalitas, skema pembiayaan, hingga teknis pelaksanaan program secara cermat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa program ini menjadi solusi strategis dalam mendongkrak kompetensi generasi muda melalui transfer pengetahuan dan pengalaman kerja global. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu. Pihaknya mendukung penuh langkah peningkatan kualitas SDM ini, namun tetap menggarisbawahi pentingnya verifikasi legalitas lembaga pelaksana serta jaminan perlindungan bagi para peserta. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *