Lampung Timur (Terdidik.id) – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan ruas jalan Jabung–Simpang Labuhan Maringgai. Pihak eksekutif dan legislatif menandai dimulainya proyek ini melalui prosesi ground breaking di Lampung Timur pada Jumat (10/04/2026). Langkah tersebut menjadi angin segar bagi konektivitas dan roda ekonomi wilayah setempat.
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar menghadiri langsung kegiatan tersebut. Sejumlah legislator dari daerah pemilihan setempat juga tampak hadir guna menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek strategis daerah ini.
Ahmad Giri Akbar menegaskan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan wujud nyata dari realisasi aspirasi masyarakat yang selama ini mereka perjuangkan. Pihak legislatif berkomitmen untuk mengawal proyek bernilai puluhan miliar ini agar selesai tepat waktu dan memiliki kualitas yang prima.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunan sudah dimulai. Ini merupakan wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang kami dorong bersama. DPRD akan terus memastikan pembangunan berjalan sesuai target serta menjaga kualitas hasilnya,” ujar Ahmad Giri Akbar di lokasi acara, Jumat (10/04/2026).
Politisi ini menambahkan bahwa pihak kontraktor harus menyelesaikan target pekerjaan pada September 2026. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan akses jalan yang lebih mulus dan aman menjelang akhir tahun.
Senada dengan Ketua DPRD, Sekretaris Komisi IV sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung, H. Yusnadi, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap spesifikasi teknis. Menurutnya, kualitas dan volume pekerjaan menjadi kunci agar infrastruktur tersebut berumur panjang dan mampu menahan beban kendaraan logistik pertanian.
“Pembangunan ini harus mengacu pada spesifikasi teknis. Kualitas dan volume pekerjaan harus dijaga agar hasilnya optimal dan tahan lama,” tegas Yusnadi. Ia optimis jalur ini akan memperlancar distribusi hasil tani yang menjadi urat nadi perekonomian warga Lampung Timur.
Pemerintah menggelontorkan anggaran sekitar Rp38,5 miliar untuk mendanai pembangunan tahap awal sepanjang 6,2 kilometer ini. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil perencanaan matang sejak tahun 2025 yang kemudian terealisasi pada tahun anggaran 2026.
Warga sekitar menyambut gembira kehadiran alat berat dan dimulainya proyek ini. Maklum saja, kondisi jalan tersebut sebelumnya mengalami rusak parah dan berlubang selama bertahun-tahun hingga menghambat aktivitas warga.
Siti Fatimah, salah seorang warga lokal, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perbaikan ini. “Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan kondisi jalan kami. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan hasilnya dapat bertahan lama,” tutur Siti.
Selain Ahmad Giri Akbar dan Yusnadi, jajaran legislator lain seperti H. Garinca Reza Pahlevi (Ketua Komisi I), M. Rahmat Visa Ridi Arifin (Anggota Komisi I), Abdul Aziz (Anggota Komisi I), dan Muhammad Khadafi Azwar (Anggota Komisi III) juga turut mengawal peresmian proyek. Kehadiran lintas komisi ini menegaskan komitmen penuh DPRD Lampung dalam mengawal pemerataan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat. (Rls)












