Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Jihan Sambangi Rumah Calon Siswi

Humaniora32 Dilihat

Lampung Timur (Terdidik.id) — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendatangi kediaman calon siswa Sekolah Rakyat di Desa Rantau Jaya Udik II, Kecamatan Sukadana, Kamis (9/7/2026). Kunjungan ini memastikan kesiapan peserta didik beserta keluarganya menyambut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli mendatang.

Wagub Jihan menyambangi Adelia Putri (12), siswi yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP di Sekolah Rakyat Lampung Timur. Momentum ini dimanfaatkan untuk memastikan kesiapan mental sang calon siswa sekaligus memberikan pendampingan langsung bagi keluarga penerima manfaat agar proses belajar berjalan lancar.

Di hadapan Adelia, Jihan memberikan dorongan moral agar anak tersebut tetap giat menimba ilmu serta mengoptimalkan peluang emas dari pemerintah guna menggapai impian masa depannya. Jihan menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat menerapkan konsep boarding school yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

“Seluruh kebutuhan dasar peserta didik telah disiapkan pemerintah, mulai dari asrama yang nyaman, konsumsi, hingga berbagai fasilitas penunjang seperti lapangan olahraga dan masjid,” ujar Jihan dalam kunjungan tersebut.

Pemerintah menanggung penuh seluruh fasilitas dasar tersebut. Selain mengecek kesiapan Adelia, Wagub Jihan memeriksa langsung kelayakan tempat tinggal keluarga tersebut. Hasil peninjauan lapangan ini langsung ditindaklanjuti melalui intervensi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Jihan menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk bergerak cepat melaksanakan asesmen sebagai landasan penyaluran stimulan bedah rumah secara gotong royong.

Tidak berhenti pada sektor perumahan, Wagub Jihan mengerahkan perangkat daerah dan pemerintah desa untuk mengoptimalkan layanan jemput bola guna menuntaskan hambatan administrasi kependudukan keluarga. Kebijakan ini mencakup percepatan penerbitan akta kelahiran, sinkronisasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar Program Keluarga Harapan (PKH) cair, serta pemindahan fasilitas kesehatan BPJS ke wilayah Lampung Timur.

Lebih lanjut, Wagub Jihan menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar memperluas akses pendidikan bermutu bagi masyarakat prasejahtera, melainkan menjadi simpul integrasi program pengentasan kemiskinan.

“Pendidikan melalui Sekolah Rakyat, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan sosial, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga kemudahan akses layanan administrasi merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah dalam memutus rantai kemiskinan,” ungkap Jihan.

Melalui strategi terpadu ini, pemerintah berharap para siswa dapat menimba ilmu dengan tenang dan pihak keluarga memperoleh pendampingan optimal, sehingga masa depan generasi muda Lampung menjadi jauh lebih cerah dan berkelanjutan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *